Jumat, 10 Agustus 2012

TROUBLESHOOTING PADA PC DAN LAPTOP

ahref="http://cikobela.blog.com"> TROUBLESHOOTING ....:: TROUBLESHOOTING PADA PC DAN LAPTOP ::
/">v class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-align: justify; text-indent: 1.0cm;"> TroubleShooting Pada Komputer Komputer sudah merupakan alat bantu yang tergolong penting saat ini, kita ambil salah satu contoh pada kegiatan perkantoran, tentunya dengan adanya komputer maka pekerjaan dapat diselesaikan dengan lebih cepat. Sebagai pengguna atau pemakai komputer tentunya kita juga pernah mengalami masalah dengan komputer. Hal tersebut dapat diakibatkan adanya ketidaksesuaian dari komponen dasar komputer itu sendiri yang biasanya berkaitan dengan Software (perangkat lunak atau aplikasinya), Hardware (perangkat keras) atau Brainware (si pemakai komputer). Pengertian Troubleshooting Komputer Dalam dunia komputer, segala sesuatu masalah yang berhubungan dengan komputer disebut Troubleshooting dan timbulnya masalah dalam komputer tentu ada sebabnya. Pada kesempatan ini kita akan sedikit belajar untuk mendeteksi masalah pada komputer Anda terutama yang berhubungan dengan Hardware. Untuk permasalahan dengan Software sebaiknya Anda lakukan pendeteksian sederhana dahulu seperti pemeriksaan file-file yang berhubungan dengan Software atau spesifikasi permintaan (requirement) dari Software. Apabila permasalahannya cukup rumit, sebaiknya Anda install ulang saja Software tersebut, karena akan terlalu rumit untuk memperbaiki sebuah Software, sedangkan untuk permasalahan dengan Brainware, penulis hanya dapat memberikan saran “istirahat dulu deh, he…”. Teknik dalam Troubleshooting Terdapat dua macam teknik dalam mendeteksi permasalahan dalam komputer, yaitu teknik Forward dan teknik Backward. Untuk lebih mengenal kedua teknik tersebut, ada baiknya kita bahas terlebih dahulu definisi dari masing-masing teknik tersebut.

1.         Teknik Forward Sesuai dengan namanya, maka dalam teknik ini segala macam permasalahan dideteksi semenjak awal komputer dirakit dan biasanya teknik ini hanya digunakan oleh orang-orang dealer komputer yang sering melakukan perakitan komputer. Pada teknik ini hanya dilakukan pendeteksian masalah secara sederhana dan dilakukan sebelum komputer dinyalakan (dialiri listrik). Untuk mempermudah silakan simak contoh berikut : § Setelah komputer selesai dirakit, maka dilakukan pemeriksaan pada semua Hardware yang telah terpasang, misalnya memeriksa hubungan dari kabel Power Supply ke soket power pada Motherboard. § Untuk casing ATX, kita periksa apakah kabel Power Switch sudah terpasang dengan benar. § dsb.
2.         Teknik Backward Hampir sama dengan teknik sebelumnya, teknik Backward adalah teknik untuk mendeteksi kesalahan pada komputer setelah komputer dinyalakan (dialiri listrik). Teknik lebih banyak digunakan karena pada umumnya permasalahan dalam komputer baru akan timbul setelah “jam terbang” komputernya sudah banyak dan ini sudah merupakan hal yang wajar. Dapat kita ambil beberapa contoh sebagai berikut : § Floppy Disk yang tidak dapat membaca disket dengan baik. § Komputer tidak mau menyala saat tombol power pada casing ditekan. § dsb. Tabel Pendeteksian Masalah Setelah penjelasan sederhana dari kedua teknik tersebut penulis akan membahas lebih dalam lagi ke teknik Backward, karena bagi pengguna komputer rumahan tentunya teknik ini lebih banyak akan digunakan ketimbang teknik Forward. Untuk lebih mempermudah dalam pendeteksian masalah pada komputer Anda, silakan simak tabel berikut :
No Komponen Analisa Masalah
1.        Power Supply Analisa Pengukuran
2.        MotherBoard Pemeriksaan Komponen @ Troubleshooting #1,2, dan Tabel Analisa Kerusakan MotherBoard
3.        Speaker Jack Speaker tidak tertancap dengan benar
4.        Ram Analisa Suara (beep)
5.        VGA Card/Monitor Periksa Kabel VGA atau Cek VGA Add-on anda
6.        Keyboard Analisa Output Keyboard
7.        I/O Disk Cek Hardisk Anda Keterangan Lanjutan :
Analisa Masalah Pada tahapan ini, pendeteksian masalah dengan cara mengukur tegangan listrik pada komponen nomor 1 sampai 3. Gunakan alat bantu seperti multitester untuk mengukur tegangan yang diterima atau diberikan komponen tersebut. Contoh :
 Mengukur tegangan listrik yang diterima oleh Power Supply, lalu mengukur tegangan yang diberikan oleh Power Supply ke komponen lainnya. Analisa Suara Pada tahapan ini pendeteksian masalah menggunakan kode suara (beep) yang dimiliki oleh BIOS dan dapat kita dengar lewat PC Speaker. Pastikan kabel PC Speaker sudah terpasang dengan baik. Kemungkinan letak permasalahan ada di komponen nomor 4 dan 5. Untuk mempermudah pengenalan kode suara tersebut, silakan simak keterangan berikut : § Bunyi beep pendek satu kali, artinya sistem telah melakukan proses Boot dengan baik. § Bunyi beep pendek 2 kali, artinya ada masalah pada konfigurasi atau seting pada CMOS. § Bunyi beep panjang 1 kali dan pendek 1 kali, artinya ada masalah pada Motherboard atau DRAM. § Bunyi beep panjang 1 kali dan pendek 2 kali, artinya ada masalah pada monitor atau VGA Card. § Bunyi beep panjang 1 kali dan pendek 3 kali, artinya ada masalah pada Keyboard. § Bunyi beep panjang 1 kali dan pendek 9 kali, artinya ada masalah pada ROM BIOS. § Bunyi beep panjang terus-menerus, artinya ada masalah di DRAM. § Bunyi beep pendek terus-menerus, artinya ada masalah penerimaan tegangan (power). § Pada beberapa merk Motherboard akan mengeluarkan bunyi beep beberapa kali apabila temperatur processornya terlalu tinggi (panas). Catatan : kode bunyi beep diatas berlaku pada AWARD BIOS, untuk jenis BIOS yang lain kemungkinan memiliki kode bunyi beep yang berbeda. Analisa Tampilan Pada tahapan ini pendeteksian masalah cenderung lebih mudah karena letak permasalahan dapat diketahui berdasarkan pesan error yang ditampilkan di monitor. Kemungkinan letak permasalahan ada di komponen nomor 6 sampai 9. Contoh :

Pada saat komputer dinyalakan tampil pesan Keyboard Error, maka dapat dipastikan letak permasalahan hanya pada Keyboard. Cara Cepat Mengenali Troubleshooting § Apabila terjadi masalah dan sistem masih memberikan tampilan pesan pada monitor atau disertai dengan bunyi beep 1 atau 2 kali, maka kemungkinan letak permasalahan ada di komponen nomor 6 sampai 9, yaitu pada Keyboard, I/O Disk (Harddisk) § Apabila terjadi masalah dan sistem memberikan kode bunyi beep lebih dari 2 kali, maka kemungkinan letak permasalahan ada di komponen nomor 4 dan 5, yaitu RAM, VGA Card dan Monitor. § Sedangkan untuk masalah yang tidak disertai pesan pada monitor atau kode bunyi beep, kemungkinan besar letak permasalahan ada di komponen nomor 1 dan 2, yaitu Power Suplly dan Motherboard. Dengan kedua macam teknik dalam pendeteksian masalah dalam komputer tersebut, tentunya akan lebih memperkaya pengetahuan kita di bidang komputer, jadi jika suatu saat terdapat masalah pada komputer Anda kita dapat melakukan pemeriksaan terlebih dahulu sebelum membawa ke tempat servis, kalaupun harus membawa ke tempat servis kita sudah mengerti letak permasalahannya, jadi kita tidak dibohongi oleh tukang servis yang nakal ; ) Dengan pemahaman troubleshooting komputer yang lebih dalam tentunya akan lebih mempermudah kita untuk mengetahui letak permasalahan dalam komputer dan tentunya akan lebih menyenangkan apabila kita dapat memperbaiki sendiri permasalahan tersebut.
 

8.      Komputer Tidak Mau Hidup

Cara Mengatasinya :
-          Cek koneksi kabel (dari power outletnya ke tombol power pada PC)
-          Cek apakah stabilizer berfungsi atau tdak (jika memakai stabilizer)
-          Cek kabel power pada CPU
-          Jika masih juga tidak mau hidup permasalahanya mungkin terletak pada power supply atau MB2.

9.      Komputer Mau Hidup Tetapi Tidak Mau Booting

Cara Mengatasinya :
Kenali Terlebih dahulu Bunyi Beep :
-          Beep 1 kali saja Tanda bahwa kondisi komputer baik
-          Beep 1 kali, panjang Terdapat problem di memory
-          Beep 1 kali panjang dan 3 kali pendek Kerusakan di VGA card
-          Beep 1 kali panjang dan 2 kali pendek Kerusakan di DRAM parity
-          Beep terus menerus Kerus
akan dimodul memory atau memory video
-           Cek dengan menggunakan software diagnosa seperti sisoft sandra, PC mark04, PC mark05 dll.

10.          Komputer Mau Booting Tetapi Selalu “Safe Mode “ (untuk masuk ke safe mode tekan F8)
Cara Mengatasinya :
-            Restart kembali komputer anda
-            Jika masih trouble intall ulang windows anda
-            Jika masih safe mode juga, berarti HD anda bermasalah
-            Cek dengan : Scan Disk.

11.          Komputer Sering Hang
Cara Mengatasinya :
-            Disebabkan software mengalami crash
-            tekan ctrl + alt + del >> klik End task pada program yang “Not Responding”
-            tekan tombol restart pada CPU
-            Disebabkan hardware mengalami konflik (adanya penambahan hardware baru)
-            konflik antar hardware sering terjadi pada sistem operasi windows
-             install ulang windows anda, tetapi yang perlu diingat sebelum reinstall windows anda,
-            lepaskan dulu hardware baru anda
-            alankan fasilitas “add new“ hardware yang terdapat pada control panel.

12.          Keyboard Tidak Dikenali Oleh Komputer
Cara Mengatasinya
-            Cek Apakah Keyboard Anda Sudah Terpasang Dengan Benar
-            Jika Sudah Tapi Masih Juga Keyboard Tidak Terdeteksi Maka Kemungkinan Keyboard Anda Bermasalah.
-            Coba Ganti Keyboard Anda, Jika Sudah Diganti Tapi Juga Masih Bermasalah Maka Kemungkinan Besar Yang Rusak Adalah Di Bagian Port Keyboard Di MB Anda.
-            Jika Memang Sudah Di Ganti Keyboard Baru Tapi Tetap Tidak Terdeteksi Juga Coba Ganti Dengan Keyboard USB Dan Apabila Tidak Terdeteksi Juga Berarti Ada Yang Salah Pada Sitem Windows Sobat6 Mouse Tidak Dikenali Oleh Komputer (Sama Denagn Kasus Keyboard).

13.          Pointer Mouse Selalu Meloncat-Loncat
Cara Mengatasinya
-            Mouse kotor segera di Bersihkan (khususnya pada bola mouse).

14.          Komputer Sering Crash
Cara Mengatasinya :
-            Cek semua posisi kabel, hardware, dan juga tegangan pada casing, cek suhu pada CPU dan juGa cek ram, processor dan juga vga.

15.          Bila Produsen MetherBoard(MB) Tidak Diketahui
Cara Mengatasinya :
-            Membuka casing, dan cek CPU anda biasanya sebuah MB memiliki label produsen yang sekaligus berisi spesifikasi tipe Mbnya.
-            Lihat pada manual book
-            Cari data Mb lewat internet, cocokan ID yang tercetak pada sticker board denan daftar yang terdapat pada situs www.fcc.gov/oet/fccid, dan cari daftar nomor ID yang dikeluarkan oleh lembaga perijinan untuk perangkat elektonik di Amerika
-            Gunakan software analisa, seperti sandra99 dll.
16.           Lupa Password BIOS
Cara Mengatasinya :
-            Cabut batterey cmos pada cpu
-            Atau dengan cara emncoba menebak bberapa password default untuk beberapa produsen bios misalkan AMI dan AWARD (contoh : A.M.I, AMI, AMI_SW, ALLY, 589589 dll)

17.      Jam dan setting tanggal BIOS Selalu Berubah-Rubah
Cara Mengatasinya :
-            Baterai cmos sudah tidak berfungsi (mati), ganti dengan batteray yang baru.

18.     Menambah Perangkat Hardware Baru, Tp Tidak Terdeteksi Oleh BIOS
Cara Mengatasinya :
-            Kemungkinan besar bios anda sudah kuno sehingga tidak dapat mendeteksi hardware yang baru, maka segera update bios anda (bisa download melalui internet, mis : www.windrivers.com).

19.     Melacak Kerusakan Card Pada MB
Cara Mengatasinya :
-            Cobalah Dengan mencabut dan Menancapkan Beberapa Card Pada MB Anda
-            Jika Booting Berhasil Maka Card Anda Tidak Bermasalah Begitu Juga Sebaliknya.

20.     Pasang Processor Baru Tp Tidak Terdeteksi
Cara Mengatasinya :
-            Cek Apakah Anda Sudah Memasang Processor Denan Benar
-             Cek Apakah Posisi Jumper Pada Processor Sudah Benar (Tentang Jumper Pada Processor Bisa Anda Priksa Pada Manual Booknya).

21.     Crash Setelah Memasang RAM Baru
Cara Mengatasinya :
-            Kemungkinan ram yang anda pasang tidak kompatibel dengan komputer anda (cabut ram tersebut).

22.     Menambah RAM Tapi Tidak Terdeteksi
Cara Mengatasinya :
-       Lakukan pengecekan seperti ketika kasus sebelumnya
-        Pastikan slot yan dipakai sesuai, misalnya : SD RAM memiliki slot yang hampir sama dengan RD RAM tetapi RD RAM, tidak bisa terdeteksi meskipun bisa dipasang pada slot jenis SD RAM.

23.     Setelah Menambah RAM Proses Komputer Manjadi Semakin Lambat
Cara Mengatasinya :
-       Perhatikan batas kapasitas ram anda, misalnya ram jenis EDO batas maksimalnya adalah 64 MB, maka ketika dipaksakan untuk ditambah maka komputer anda menjadi semakin lambat.

24.     Virtual Ram
Cara Mengatasinya :
-       Klik kanan icon My computer, pilih propertis, kemudian pilih tab performance dan klik VIRTUAL MEMORY
-       Pilih item let me specify my own virtual memory setting (pilih HD yang akan digunakan sebagai virtual memory)
-       Klik OK.

25.     Monitor Tidak Mau Nyala

Cara Mengatasinya :
-          Pastikan semua kabel power maupun konektor yang berhubungan dengan monitor ok
-          Pastikan juga pin yang ada pada port VGA masuk dengan sempuran tidak ada yang bengkok apalagi tidak masuk semua/salah satu pin ke port VGA
-          Pastikan juga VGA card anda ok.

26.   Monitor Menjadi Gelap Saat Loading Windows

Cara Mengatasinya :
-          Kemungkinan disebabkan karena setup driver untuk monitor tidak tepat(setting frekuensinya terlalu tinggi)
-          Masuk dulu ke dalam kondisi safe mode (tekan F8)
-           Install ulang driver VGAnya.

27.  Tampilan Tiba-Tiba Rusak Dan Komputer Manjadi Hang

Cara Mengatasinya :
-          Mungkin suhu (pada VGA card) sangat panas.

28.   Ukuran Tampilan monitor Tidak Sesuai Keinginan

Cara Mengatasinya :
-          Masuk ke display propertis (klik kana semabrang tempat pilih propertis)
-          Tekan tab setting dan dan atur ukuran tampilan sesuai dengan keinginan (pada screean area).

29.   Monitor Seperti Berkedip Saat Digunakan

Cara Mengatasinya :
-          Masuk ke display propertis (klik kana semabrang tempat pilih propertis)
-          Tekan tab setting dan klik advance, kemudian klik adapter, pada bagian ini ditampilkan refresh rate yang dinginkan

30.   Sound Card Baru Tidak Terdeteksi

Cara Mengatasinya :
-          Crash dengan sound card yang lama
-          Cek pada manual booknya, apakah soundcard onboardnya perlu dimatikan atau tidak jika hendak menginstall ulang soundcard yang baru (biasanya bisa dimatikan lewat jumper atau bios).



Troubleshooting adalah segala sesuatu masalah yang berhubungan dengan komputer. Timbulnya masalah dalam komputer tentu ada sebabnya. Berikut ini adalah beberapa permasalahan yang ditimbulkan sebuah PC, saya akan mengulas sedikit tentang bagaimana cara penyelesaiannya. Kemungkinan masalah yang lain (hal-hal baru) dapat saja muncul dalam kehidupan sehari-hari namun hal tersebut tidak termasuk dalam penyelesaian dibawah ini.
1.       Floppy Disk Drive tidak bisa membaca
-          Bersihkan disk drive dengan menggunakan disk cleaner
-           Cek kabel interface diskdrive dan power ke konektor drive
-           Ganti disket
-          Format disket dengan perintah DOS
-          Cek apakah disket terserang virus boot sector

2.       Harddisk menimbulkan bunyi gemeretak
-          Head harddisk mulai rusak
-          Backup data dan cari pengganti harddisk

3.      Monitor tidak ada tampilan
-          Cek VGA card
-          Cek kabel monitor apakah sudah terpasang ke VGA
-           Ganti VGA atau monitor
-          Cek kabel pin pada monitor (ada yang bengkok/patah)

4.      Gerakan mouse tersendat-sendat
-          Bersihkan mouse (untuk jenis mouse track ball)
-           Mouse optic membutuhkan permukaan (dasar) yang gelap agar cahaya tidak memantul

5.       Komputer sering hang
-          Cek kipas angin pada motherboard (CPU)
-          Ganti memori
-          Cek setting pada komputer
-          Cek virus
-          Ganti prosesor
-          Rekoveri sistem ke konfigurasi awal pertama kali diinstalisasi atau saat konfigurasi paling baik

6.      CD-ROM Drive tidak bisa membaca
-          Cek kabel, power
-          Cek setting pada file CONFIG.SYS
-           DEVICE=C:/SBCDIDE.SYS/D:CD007
-           Bersihkan head CDROM dengan CD Cleaner




7.      MPEG Card, jalan sering hang
-          Cek memori
-          Cek setting pada card MPEG
-           Cek file yang diinstalisasi (drive MPEG)
-          Ganti MPEG card

8.      Soundcard tidak ada nada (bunyi)
-          Cek hubungan kabel antara speaker dengan soundcard atau kabel power speaker (ACTIVE)
-          Cek driver yang dipergunakan
-          Setting IRQ dan ADDRESS
-          Cek kabel CDROM-Drive interface yang dihubungkan dengan soundcard

9.      Modem tidak hidup
-          Cek hubungan kabel adaptor ke modem (eksternal)
-          Cek kabel modem yang terhubung ke komputer (COM1/COM2 atau USB)
-          Cek kabel telepon (Line in) ada nada bunyi (TONE)
-          Cek driver yang diinstalasi

10.   Tidak bisa booting dari CD-ROM Drive
-          Cek pada BIOS setup (CMOS SETUP)
-          Cek kompatibilitas CD-ROM Drive

Penyebab Kerusakan Komputer dan Cara Mengatasinya

Berikut Merupakan Rangkuman Masalah dan kendala Yang sering Pengguna Komputer Hadapi dan Bagaimana Cara Pencegahannya :
1.       Komputer Tidak Mau Hidup
Cara Mengatasinya :
-          Cek koneksi kabel (dari power outletnya ke tombol power pada PC)
-          Cek apakah stabilizer berfungsi atau tdak (jika memakai stabilizer)
-          Cek kabel power pada CPU
-           Jika masih juga tidak mau hidup permasalahanya mungkin terletak pada power supply atau MB
2.      Komputer Mau Hidup Tetapi Tidak Mau Booting

Cara Mengatasinya :
-          Kenali Terlebih dahulu Bunyi Beep :
-          Beep 1 kali saja Tanda bahwa kondisi komputer baik
-          Beep 1 kali, panjang Terdapat problem di memory
-          Beep 1 kali panjang dan 3 kali pendek Kerusakan di VGA card
-          Beep 1 kali panjang dan 2 kali pendek Kerusakan di DRAM parity
-          Beep terus menerus Kerusakan dimodul memory atau memory video
-          Cek dengan menggunakan software dianosa seperti sisoft sandra, PC mark04, PC mark05 dll
3.       Komputer Mau Booting Tetapi Selalu “Safe Mode “ (untuk masuk ke safe mode tekan F8)

Cara Mengatasinya :
-          restart kembali komputer anda
-          jika masih trouble intall ulang windows anda
-          jika masih safe mode juga, berarti HD anda bermasalah
cek dengan : scan disk:
4.      Komputer Sering Hang

Cara Mengatasinya
-          Disebabkan software mengalami crash
-           tekan ctrl + alt + del >> klik End task pada program yang “Not Responding”
-          tekan tombol restart pada CPU
-           Disebabkan hardware mengalami konflik (adanya penambahan hardware baru)
-          konflik antar hardware sering terjadi pada sistem operasi windows
-           install ulang windows anda, tetapi yang perlu diingat sebelum reinstall windows anda, lepaskan dulu hardware baru anda
-          jalankan fasilitas “add new“ hardware yang terdapat pada control panel.
5.      Keyboard Tidak Dikenali Oleh Komputer

Cara Mengatasinya:
-          cek apakah keyboard anda sudah terpasang dengan benar
-          jika sudah tapi masih juga keyboard tidak terdeteksi maka kemungkinan keyboard anda bermasalah.
-          coba ganti keyboard anda, jika sudah diganti tapi juga masih bermasalah maka kemungkinan besar yang rusak adalah di bagian port keyboard di MB anda.
-           Jika memang Sudah di Ganti Keyboard Baru tapi tetap tidak terdeteksi Juga Coba Ganti dengan Keyboard USB dan apabila tidak terdeteksi Juga berarti ada yang salah Pada sitem Windows Sobat

6.      Mouse Tidak Dikenali Oleh Komputer (sama denagn kasus keyboard)
7.      Pointer Mouse Selalu Meloncat-Loncat

Cara Mengatasinya
-            mouse kotor segera di Bersihkan (khususnya pada bola mouse)



8.      Komputer Sering Crash

Cara Mengatasinya :
-            cek semua posisi kabel, hardware, dan juga tegangan pada casing, cek suhu pada CPU dan jua cek ram, processor dan juga vga.

9.       Bila Produsen MetherBoard(MB) Tidak Diketahui

Cara Mengatasinya :
-            buka casing, dan cek CPU anda biasanya sebuah MB memiliki label produsen yang sekaligus berisi spesifikasi tipe Mbnya
-            .Lihat pada manual book
-            Cari data Mb lewat internet, cocokan ID yang tercetak pada sticker board denan daftar yang terdapat pada situs www.fcc.gov/oet/fccid, dan cari daftar nomor ID yang dikeluarkan oleh lembaga perijinan untuk perangkat elektonik di Amerika
-            Gunakan software analisa, seperti sandra99 dll.

10.  Lupa Password BIOS

Cara Mengatasinya :
-          Cabut batterey cmos pada cpu
-          Atau dengan cara emncoba menebak bberapa password default untuk beberapa produsen bios misalkan AMI dan AWARD (contoh : A.M.I, AMI, AMI_SW, ALLY, 589589 dll)

11.  Jam dan setting tanggal BIOS Selalu Berubah-Rubah

Cara Mengatasinya :
-          batteray cmos sudah tidak berfungsi (mati), ganti dengan batteray yang baru

12.  Menambah Perangkat Hardware Baru, Tp Tidak Terdeteksi Oleh BIOS

Cara Mengatasinya :
-          Kemungkinan besar bios anda sudah kuno sehingga tidak dapat mendeteksi hardware yang baru, maka segera update bios anda (bisa download melalui internet, mis : www.windrivers.com)

13.  Melacak Kerusakan Card Pada MB

Cara Mengatasinya :
-          cobalah denganmencabut dan menancapkan beberapa card pada MB anda
-           jika booting berhasil maka card anda tidak bermasalah begitu jua sebaliknya

14.  Pasang Processor Baru Tp Tidak Terdeteksi

Cara Mengatasinya :
-          cek apakah anda sudah memasang processor denan benar
-          cek apakah posisi jumper pada processor sudah benar (tentang jumper pada processor bisa anda priksa pada manual booknya)
15.  Crash Setelah Memasang RAM Baru

Cara Mengatasinya :
-          kemungkinan ram yang anda pasang tidak kompatibel dengan komputer anda
 (cabut ram tersebut)

16.  Menambah RAM Tapi Tidak Terdeteksi

Cara Mengatasinya :
-          Lakukan pengecekan seperti ketika kasus sebelumnya
-          Pastikan slot yan dipakai sesuai, misalnya : SD RAM memiliki slot yang hampir sama dengan RD RAM tetapi RD RAM, tidak bisa terdeteksi meskipun bisa dipasang pada slot jenis SD RAM.

17.   Setelah Menambah RAM Proses Komputer Manjadi Semakin Lambat

Cara Mengatasinya :
-       perhatikan batas kapasitas ram anda, misalnya ram jenis EDO batas maksimalnya adalah 64 MB, maka ketika dipaksakan untuk ditambah maka komputer anda menjadi semakin lambat

18.  Virtual Ram

Cara Mengatasinya :
-            klik kanan icon My computer, pilih propertis, kemudian pilih tab performance dan klik VIRTUAL MEMORY
-             pilih item let me specify my own virtual memory setting (pilih HD yang akan digunakan sebagai virtual memory)
-            klik OK

19.  Monitor Tidak Mau Nyala

Cara Mengatasinya :

-            pastikan semua kabel power maupun konektor yang berhubungan dengan monitor ok
-            pastikan juga pin yang ada pada port VGA masuk dengan sempuran tidak ada yang bengkok apalagi tidak masuk semua/salah satu pin ke port VGA
-             pastikan juga VGA card anda ok

20.   Monitor Menjadi Gelap Saat Loading Windows

Cara Mengatasinya :
-          kemungkinan disebabkan karena setup driver untuk monitor tidak tepat(setting frekuensinya terlalu tinggi)
-          masuk dulu ke dalam kondisi safe mode (tekan F8)
-          install ulang driver VGAnya

21.  Tampilan Tiba-Tiba Rusak Dan Komputer Manjadi Hang

Cara Mengatasinya :
-          dikarenakan suhu (pada VA card) sangat panas

22.  Ukuran Tampilan monitor Tidak Sesuai Keinginan

Cara Mengatasinya :
-          masuk ke display propertis (klik kana semabrang tempat pilih propertis)
-          Tekan tab setting dan dan atur ukuran tampilan sesuai dengan keinginan (pada screean area)

23.   Monitor Seperti Berkedip Saat Digunakan

Cara Mengatasinya :
-          masuk ke display propertis (klik kana semabrang tempat pilih propertis)
-          Tekan tab setting dan klik advance, kemudian klik adapter, pada bagian ini ditampilkan refresh raet yang diinginkan

24.   Sound Card Baru Tidak Terdeteksi

Cara Mengatasinya :
-          Crash dengan saounda card yang lama
-          cek pada manual booknya, apakah soundcard on boardnya perlu dimatikan atau tidak jika hendak menginstall ulang soundcard yan baru (biasanya bisa dimatikan lewat jumper atau bios

PC lambat

Para user komputer sering menemukan keluhan yang cukup membosankan, yaitu komputernya menjadi lambat. Terkadang saking stressnya mungkin langsung mengambil solusi untuk menginstall ulang saja, daripada repot mencari permasalahannya, dan itu justru akan memakan waktu lebih banyak. ada beberapa hal ni gan yang harus diperhatikan untuk menyelesaikan masalah “komputer yang lambat!” .
1.      Spyware dan Virus merupakan salah satu penyebab pc yang lambat, karena yang paling mudah menyusupi dan banyak user yang berinteraksi dengannya (secara tidak langsung), spyware berasal dari banner-banner dan iklan-iklan di suatu halaman web yang mulai beraksi saat kita mengakses halaman / banner tersebut melalui sebuah browser yang memiliki celah keamanan yang tidak bagus, sehingga spyware ini sangat dekat dengan IE.
Beberapa cara untuk menghapus spyware:
1.                  Indentifikasi dan analisa process yang sedang berjalan dengan windows task manager.
2.                  Identifikasi dan non aktifkan service yang bersangkutan melalui management console.
3.                   Identifikasi dan non aktifkan service yang ada di startup item dengan sistem configuration utilty.
4.                  Cari dan hapus entry di registry yang ada pada startup.
5.                  Identifikasi dan hapus file yang mencurigakan.
6.                   Install dan gunakan spyware detection dan removal.

2.      Processor Overheating. Kebanyakan prosesor mudah menghasilkan panas, sehingga membutuhkan pendingin khusus dan jenis fan khusus, sehingga pada saat temperatur prosesor meningkat melampaui batas, sistem akan melambat dan proses akan berjalan lambat.
Kipas prosesor yang gagal disebabkan karena :
1.        Debu yang menghambat perputaran kipas secara smooth.
2.         Fan motor rusak
3.         Bearing fan ada yang doll sehingga fan “jiggling”. Jiggling adalah jika fan yang sedang berputar ada bunyi krek-krek secara cepat disebabkan bearing fan sudah mulai doll.

3.       Ram yang buruk. Beberapa situasi dapat juga karena pengaruh ram yang buruk, hal ini dikarenakan oleh:
1.      RAM timing lebih lambat dari spesifikasi mesin yang optimal.
2.      RAM yang memiliki nilai minor hanya bisa dilihat setelah melalui beberapa test.
3.      RAM terlalu panas.

4.          Harddisk yang fail. Jika harddisk sering mengalami failure, ini juga akan memperburuk performa komputer, dan jenis fail ini banyak penyebabnya, bisa sifatnya mekanis, elektronik, bahkan firmwarenya yang tidak update, harddisk ini akan menyebabkan:

1.      Akses time yang lambat.
2.      Jumlah bad sector yang terus meningkat saat di scandisk.
3.      Ada bluescreen yang tidak terjelaskan.
4.      Gagal Boot.  

5.         Bios Settings. Biasanya bios yang belum dicustom settingnya akan mengalami proses perlambatan beberapa detik, khususnya pada saat booting, untuk itu kita harus mengcustom bios setting agar performa kerja proses boot bisa dipercepat, secara umum settingan bios yang harus diperhatikan adalah:

1.      Boot langsung ke harddisk.
2.      Disable IDE drive yang tidak terpakai.
3.      Set speed latency RAM.
4.      Matikan IO / IRQ perangkat onboard yang tidak dipakai.
5.       Gunakan Fast POST.  
6.         Disk type/controller compatibility. Biasanya motherboard sekarang sudah memiliki kontroler yang baik untuk paralel ATA disk, namun kita harus memperhatikan kabel IDE nya, karena kabel ini memiliki beberapa spesifikasi tertentu, ada yang udma 33, 66, dan 100, kalau kita lihat secara fisik, bentuk kabelnya memiliki serabut yang halus halus dan banyak, sedangkan yang udma 33 serabutnya sedikit, jadi gunakanlah kabel yang memiliki spesifikasi yang tinggi untuk disk kita.
7.         Windows Services, beberapa service yang harus diperhatikan dan dimatikan jika kita tidak membutuhkanya adalah:
1.       FTP
2.       Indexing Service
3.       Remote Registry
4.       Telnet
5.       Remote Access
6.       Remote Desktop
7.       Automatic Update.
8.      Process yang invisible. Terkadang, tanpa kita ketahui ada saja program yang berjalan di memory, padahal kita sudah tidak menggunakannya lagi atau bahkan kita sudah menguninstallnya namun programnya masih ada yang berjalan, untuk itu kita harus memperhatikan process apa saja yang sedang berlangsung di komputer kita dengan melihat task manager, dan kita bisa end taskkan atau kill, lalu kita bisa hapus .
9.      Disk Fragmentation Sebagaimana karakteristik file dalam sebuah komputer pasti mengalami proses file tersebut di add, di edit, atau di hapus, hal tersebut dapat menyebabkan fragmentasi di beberapa areal sektor harddisk, untuk itu kita perlu merapikan data di komputer kita, yaitu dengan mendefragnya. jika kita menggunakan windows xp, kita bisa menggunakan defrag.exe dan meletakannya di schedule agar dapat berjalan pada waktu yang kita tentukan.  
10.  Background applications. Kalau kita perhatikan di systray saat kita klik arrow kirinya akan berderetlah icon yang banyak, semakin banyak icon yang terpasang di systray itu menyebabkan komputer semakin lambat merespons proses, karena memory banyak yang terpakai untuk proses itu, sehingga untuk itu kita perlu mematikannya atau menonaktifkan yang tidak diperlukan yaitu dengan mengakses registry: HKEY_ LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run dan HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Micr osoft\Windows\C

RAGAM KASUS PADA PROCESSOR
Pemeriksaan yang dilakukan secara berkala akan membuat computer sehat layaknya badan manusia. Banyak sekali tool yang membantu untuk melakukan hal ini. Namun dalam beberapa kasus umum, ada beberapa yang perlu dilakukan pada saat PC atau laptop mengalami crash. Saya merangkumnya sebagai berikut:
1.      Kasus: Saat booting, tiba-tiba tidak merespon lalu muncul pesan error.
-          Diagnosa: Setting BIOS tidak benar dan mengalami error. Atau bias juga tidak ditemukan OS yang bisa di-load oleh system.
-          Solusi: Setting ulang BIOS yang error tadi, biasanya ditunjukan dimana errornya. Baca dengan teliti keterangan yang muncul. Periksa juga kesehatan PC terutama menyangkut voltage.
2.      Kasus: Booting secara berulang-ulang.
-          Diagnosa: Kemungkinan terjadi kerusakan di RAM. Juga bias disebabkan sudah lemah atau tidak stabilnya PSU yang digunakan. Atau bias juga Karena udara dalam casing terlalu panas (overheat).
-          Solusi: Periksa dengan teliti kesehatan PC dengan tool atau aplikasi tambahan seperti Right Mark CPU clock dan Right Mark Memory Analizer untuk melihat sejauh mana RAM pada sistem PC bekerja.  Sementara untuk mengetahui suhu dan kecepatan fan gunakan aplikasi ATI Tool. Semua aplikasi ini gratis dan mudah digunakan.
3.      Kasus: PC tiba-tiba crash setelah bekerja cukup lama.
-          Diagnosa: Biasanya masalah klasik pada suhu yang overheat dan banyak terjadi pada processor dan video card.
-          Solusi: Masalah dapat diatasi dengan membersihkan heat sink CPU atau video card tersebut. Ganti jika terjadi kerusakan, atau bersihkan jika hanya kotor karena debu. Jika perlu tambahkan fan tambahan untuk menjaga suhu dalam casing tetap dingin. Selain itu periksa juga kecepatan putar fan dan penunjuk suhu pada BIOS.
4.      Kasus: PC yang berjalan normal kemudian melambat saat melakukan load yang tinggi, misalkan menonton DVD atau bermain game 3D.
-          Diagnosa: Biasanya terjadi akibat permasalahan suhu dan power supply, dimana aplikasi yang membutuhkan load tinggi akan memakan resource hardware yang tinggi juga. Hal itu akan menguras daya dari PSU dan membuat video card bekerja ekstra keras yang menyebabkan habisnya daya dari PSU dan chipset video card menjadi jauh lebih panas suhunya (overheat).
-          Solusi: Lakukan pengecekan voltage PSU pada BIOS, jika ini tidak bermasalah periksa kembali kemampuan video card anda. Jika memang spesifikasinya tidak memungkinkan, jangan dipaksakan sebab hanya akan merusak video card anda. Alangkah baiknya jika diganti dengan video card yang lebih bagus dan mendukung.
5.      Kasus: PC tiba-tiba hang, namun tidak lama kemudian normal kembali.
-          Diagnosa: Masalah bias bersumber pada RAM anda, apakah cukup besar apakah memang kurang. Dan juga masalah bias terjadi karena hard disk.
-          Solusi: Lakukan pengecekan kapasitas memory dengan aplikasi Memtest yang dapat diunduh secara gratis. Jika yang digunakan sampai 80%, anda perlu menambah fisik RAM tersebut. Standar RAM saat ini adalah 1GB. Selain itu masalah juga bisa terjadi akibat hard disk yang error pada saat read anda write. Jika kasus diatas terjadi pada saat anda memasukkan  CD/DVD, pastikan CD/DVD tersebut dalam keadaan bagus dan tanpa goresan yang dalam, jika diperlukan lakukanlah cleaning optical disk dengan media pembersih yang banyak dijual di pasaran.




How to link to this Page

Tip Trouble shooting laptop Nyala - Mati

Cara servis apabila Laptop mengalami Nyala - Mati
Cek Kondisi Laptop
1.      Ketika dihidupkan power led tetap menyala
2.       suara kipas mengeras sebentar untuk kemudian diam tak bergerak
3.      layar LCD gelap total

Pertanyaannya :
1.      Apa yang rusak ?
2.       Kenapa mengalami kerusakan seperti itu ?
3.      Bagaimana cara memperbaiki kerusakan tersebut ?
                             
Solusi Penanganan :
Terdapat beberapa kemungkinan kerusakan jika memperhatikan ciri-ciri yang diketahui seperti diatas yaitu:
1.      Kerusakan pada VGA chipset, kabel flexibel, inverter atau LCD
Kerusakan ini terjadi karena panas yang dihasilkan oleh CPU tidak mengalir dengan baik didalam chasing. Bisa juga karena komputer terlalu panas, khususnya untuk CPU yang berlabel AMD seperti sipanjul.
Untuk mengecek kerusakan VGA tersebut dapat dilakukan dengan menghubungkan vga out dengan monitor atau LCD external bila gelap ada kemungkinan vga chip problem. Sedangkan bila menyala,  ada kemungkinan lcd, inverter, atau kabel flexibel. Untuk pengetesan harus menggunakan yang identik seperti inverter, lcd ataupun flexibel. Untuk cara ini rekomendasi bawa ke dokter untuk lebih detil.
Apabila kita perhatikan ada gambar tipis atau seperti banyangan di LCD, maka yang kemungkinan rusak adalah lampu LCD (CCFL) ,  inverter atau flex.
Sehingga kondisi gelap atau mati belum tentu harus ganti LCD.
2.       Kerusakan memory (RAM)
Kerusakan pada memory menyebabkan terputusnya alur pemrosesan data yang mengakibatkan hang nya sistem komputer. Karena kita tahu, RAM berfungsi untuk penyimpanan sementara proses data yang sedang berjalan. Sehingga jika RAM mengalami kerusakan, maka ALU gagal menyimpan data proses sementara tersebut.
Cara memperbaiki kerusakan:
3.      Coba buka chasing laptop, dan lepaskan memory tersebut. Kemudian bersihkan menggunakan penghisap debu atau kain kering yang lembut. Jangan lupa bersihkan juga debu yang menempel pada grid tempat meletakkan memory tersebut. Karena kemungkinan memory hanya kotor oleh debu. Jika cara tersebut tidak berhasil, sayang sekali kita harus mengganti memory RAM nya.

1 komentar: